Tersangka Pabrik Narkoba Pakai Paspor Palsu & Alamat Fiktif, Imigrasi Buka Suara

9 hours ago 21

Sabtu, 07 Maret 2026 – 20:12 WIB

Tersangka Pabrik Narkoba Pakai Paspor Palsu & Alamat Fiktif, Imigrasi Buka Suara - JPNN.com Bali

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bugie Kurniawan memberikan keterangan saat pengungkapan pabrik narkoba Mephedrone di Blahbatuh, Gianyar, Sabtu (7/3). Foto: Ali Mustofa/JPNN.com

bali.jpnn.com, GIANYAR - Kolaborasi intelijen kelas tinggi antara Tim Inteldakim Kantor Imigrasi Ngurah Rai, BNN, dan Bea Cukai sukses membongkar Clandestine Laboratory (laboratorium gelap) narkotika di The Lavana De’Bale Marcapada, Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali.

Operasi senyap yang berlangsung dramatis pada Kamis malam hingga Jumat dini hari (5-6 Maret 2026) ini berhasil meringkus dua aktor utama, warga negara asing (WNA) asal Rusia.

Kedua tersangka berinisial TS, 30 dan NT, 29, tak berkutik saat petugas gabungan mengepung persembunyian mereka di dua lokasi berbeda.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bugie Kurniawan mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi intelijen yang sangat solid.

“Operasi ini adalah bukti nyata sinergi tanpa batas antara Imigrasi, BNN, dan Bea Cukai.

Kami berkomitmen penuh untuk menjaga Bali dari segala bentuk aktivitas ilegal yang melibatkan warga negara asing, terutama yang berkaitan dengan jaringan narkotika internasional,” ujar Bugie Kurniawan di Gianyar, Sabtu (7/3)

Pengungkapan kasus ini bermula dari permohonan bantuan pelacakan oleh Direktorat Intelijen Keimigrasian atas permintaan BNN RI pada 4 Februari 2026.

BNN mengidentifikasi adanya dugaan keterlibatan NT dalam jaringan peredaran narkoba.

Petugas juga menemukan sebuah paspor yang diduga palsu atas nama Kseniia Kozina. Paspor palsu inilah yang diduga digunakan NT untuk menyewa kendaraan dan vila.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |