jpnn.com, BELITUNG - Penerbangan internasional menuju Pulau Belitung kembali beroperasi pada Minggu (3/05), setelah sebelumnya beberapa tahun terhenti.
Momentum tersebut menandai babak baru bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu sebagai implementasi dari arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mendorong pariwisata, salah satunya melalui koneksi langsung penerbangan internasional.
Penerbangan langsung antara Belitung dan Singapura kembali tersedia melalui layanan reguler oleh maskapai Scoot.
Rute yang menghubungkan Bandara Changi dengan Belitung tersebut dioperasikan secara berkala setiap dua kali dalam sepekan dan mendapatkan respons yang cukup signifikan dari wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Asia Tenggara.
Penerbangan perdana menggunakan pesawat Embraer E190-E2 berkapasitas 112 kursi mencatat 80 penumpang kedatangan (load factor >70%).

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto. Foto: Dokumentasi Kemenko Perekonomian
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengungkapkan dampak ekonomi dan efek berganda (multiplier effect) dari pembukaan gerbang internasional ini sangat signifikan.









































