jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Lion Parcel meluncurkan layanan pengiriman terbaru bernama Minipack, yang ditujukan khusus untuk paket ringan dengan berat maksimal 300 gram.
Layanan ini menawarkan ongkos kirim yang lebih hemat karena pelanggan hanya membayar sesuai kategori berat paket tanpa dikenai tarif minimum 1 kilogram.
Kehadiran Minipack menjadi solusi bagi pelaku UMKM dan online seller, termasuk di Bandung, yang selama ini kerap mengeluhkan biaya kirim paket ringan tetap dihitung 1 kilogram.
Dengan layanan ini, pelanggan tetap mendapatkan waktu pengiriman setara layanan reguler Lion Parcel, yakni 2 - 3 hari.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto mengatakan, Bandung dipilih sebagai salah satu kota yang relevan untuk memperkenalkan Minipack karena aktivitas pengiriman produk ringan dari UMKM dan pelaku usaha daring terus meningkat.
"Bandung menjadi kota yang sangat relevan untuk memperkenalkan Minipack karena kami melihat potensi aktivitas pengiriman produk ringan dari pelaku UMKM dan online seller di wilayah ini yang terus berkembang," kata Kenny di Bandung, dikutip Sabtu (27/6/2026).
"Melalui Minipack, Lion Parcel ingin menghadirkan fair pricing agar mereka dapat membayar ongkos kirim sesuai kebutuhan pengiriman yang ada. Dengan demikian, ongkos kirim bisa lebih terjangkau dan pelaku usaha dapat terus memperkuat daya saing bisnisnya lewat solusi logistik yang lebih efisien sebagai nilai tambah," lanjutnya.
Kenny memberi gambaran tarif pengiriman rute Bandung - Makassar yang pada layanan reguler mencapai Rp48 ribu per kilogram, melalui Minipack cukup Rp24 ribu untuk paket dengan berat maksimal 300 gram.






































