Harga Minyak Melambung, Rupiah Ambruk 64 Poin

2 hours ago 15

Harga Minyak Melambung, Rupiah Ambruk 64 Poin

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Rupiah melemah sore ini, Senin (18/8). Ilustrasi: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa, bergerak melemah 64 poin atau 0,36 persen.

Mata uang garuda menjadi Rp 17.862 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.798 per USD.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan ini dipengaruhi kenaikan harga minyak akibat kekhawatiran konflik antara AS dengan Iran berlanjut.

“Rupiah pada perdagangan hari ini melemah, dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak akibat kekhawatiran berlanjutnya konflik AS dan Iran,” ucap Rully di Jakarta, Selasa.

Kantor Berita Anadolu melaporkan bahwa harga minyak melonjak lebih dari 2 persen setelah Presiden AS Donald Trump menutup kemungkinan perpanjangan perjanjian kerangka kerja dengan Iran, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai ketegangan di sekitar Selat Hormuz.

Harga minyak mentah Brent—tolok ukur internasional—naik 2,4 persen menjadi 90,60 dolar AS per barel pada pukul 18.50 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI)—tolok ukur AS—naik 2,2 persen menjadi USD 84,20 per barel.

Trump mengatakan bahwa dirinya tidak berupaya memperpanjang perjanjian yang dicapai dengan Iran pada bulan Juni melalui mediasi Pakistan, mengingat batas waktu negosiasi selama 60 hari hampir berakhir tanpa adanya penyelesaian menyeluruh.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran bahwa kebuntuan diplomasi dapat menyebabkan eskalasi lebih lanjut dan mengganggu pengiriman energi melalui Selat Hormuz, sebuah jalur vital bagi perdagangan minyak global.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa, bergerak melemah 64 poin atau 0,36 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |