jpnn.com, JAKARTA - Galon guna ulang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek dan galon yang digunakan untuk air minum isi ulang di depot (DAMIU) sama-sama dapat digunakan berulang kali.
Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam proses pembersihan dan sanitasi sebelum kembali digunakan.
Pada AMDK bermerek, galon yang kembali ke pabrik menjadi bagian dari sistem produksi dan harus melewati pemeriksaan, pencucian, sanitasi serta pengendalian mutu sebelum kembali diisi. Sementara pada DAMIU, galon yang umumnya dibawa konsumen dibersihkan atau dibilas di lokasi depot sebelum dilakukan pengisian.
Perbedaan proses tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dipahami masyarakat ketika membandingkan keamanan kemasan galon guna ulang AMDK bermerek dengan wadah yang digunakan untuk mengisi ulang air di depot. Karena galon bersentuhan langsung dengan air minum, keamanan kemasan tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisiknya.
Material penyusun galon juga harus memenuhi persyaratan keamanan untuk kontak dengan pangan sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Pemerintah juga mengawasi ketat peredaran galon guna ulang AMDK bermerek mulai dari audit berkala hingga mengawasi proses sanitasi sebelum digunakan kembali.
"Produk AMDK merupakan produk yang diberlakukan SNI secara wajib serta dilakukan pemantauan dan pengujian parameter kualitas melalui audit surveilans secara berkala untuk memastikan keamanan konsumsi di tingkat konsumen," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Merrijantij Punguan Pintaria di Jakarta.
Merrijantij mengatakan, setiap galon guna ulang yang kembali ke pabrik wajib melewati proses pemeriksaan fisik, pencucian, sanitasi, hingga quality control sebelum diisi ulang dan diedarkan kembali ke masyarakat. Sedangkan galon yang sudah tidak memenuhi standar tidak akan diedarkan kembali dan dihancurkan.
Pabrik AMDK internasional memiliki standar tinggi untuk menjaga kebersihan galon agar kemasan yang dipakai tetap steril dan bersih sebelum diisi ulang. Proses sterilisasi ini juga tidak dilakukan sembarangan karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui, berbeda jauh dengan proses sterilisasi industri DAMIU.









































