UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

1 hour ago 13

UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Suasana hari kedua UPH Festival 2026 pada 14 Agustus 2026, mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH) diajak melihat pendidikan bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi sebagai bagian dari panggilan hidup. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Memasuki hari kedua UPH Festival 2026 pada 14 Agustus 2026, mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH) diajak melihat pendidikan bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi sebagai bagian dari panggilan hidup.

Mengusung tema ‘Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform’, berbagai sesi membahas bagaimana iman, ilmu, dan bidang yang ditekunidapat digunakan untuk menjawab tantangan dunia dan menjadi berkat bagi sesama.

Perspektif tersebut dibuka melalui sesi bersama Pdt. Jimmy Pardede, Gembala Sidang Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Karawaci mengingatkan pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari panggilan Tuhan.

Dia mendorong mahasiswa menggunakan hidup dan talenta yang dimiliki bukan sekadar untuk mengejar keberhasilan pribadi, tetapi untuk menjalankan tujuan dan panggilan-Nya.

Pembahasan kemudian diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, teknologi, hukum, sains, hingga bisnis.

Kesehatan: Melihat Pasien sebagai Pribadi Bermartabat

Dalam sesi ‘Medicine, Suffering & Human Dignity’, Caroline Riady, B.A., M.A., CEO Siloam Hospitals Group, mengajak mahasiswa melihat manusia dan bidang kesehatan secara lebih utuh melalui perspektif Wawasan Dunia Kristen Reformed.

Manusia dipahami sebagai ciptaan Allah yang memiliki nilai dan martabat, sehingga kondisi kesehatan tidak mengurangi nilai seseorang sebagai manusia.

Mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH) diajak melihat pendidikan bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi sebagai bagian dari panggilan hidup.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |