jpnn.com, JAKARTA - Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia menegaskan TNI tidak terlibat dalam isu dugaan penculikan Yasinta Moiwend atau Mama Sinta yang belakangan ramai diperbincangkan.
Dia memastikan informasi yang berkembang di publik tidak sesuai dengan fakta di lapangan, serta menegaskan tidak ada tindakan pemaksaan dalam keberangkatan Mama Yasinta ke Jakarta.
"Saya jamin itu bukan perbuatan TNI. Tidak ada penculikan seperti yang ramai diberitakan," tegas Mayjen Frits, Kamis (11/6).
Menurutnya, klarifikasi utama justru datang dari Mama Yasinta sendiri sebagai pihak yang mengalami langsung kejadian tersebut.
Dia menyebut berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, tidak pernah ada pemaksaan ataupun tindakan penculikan.
"Yang mengalami itu Mama Yasinta. Dan pengakuannya jelas, tidak ada penculikan. Ia dalam kondisi aman dan sehat," ujarnya.
Pangdam juga membantah berbagai spekulasi yang menyebut adanya keterlibatan aparat, termasuk penggunaan pesawat tertentu dalam proses pemindahan.
Dia menilai narasi tersebut tidak berdasar dan perlu diluruskan.







































