jpnn.com, JAKARTA - Sebuah riset terbaru yang diterbitkan oleh CoEHAR pada Februari 2026 menunjukkan beralih ke produk tembakau alternatif ternyata menjadi langkah realistis mengurangi risiko kesehatan secara bertahap.
Studi bertajuk Vascular health after quitting smoking or switching to e-cigarette use ini mengungkap fakta menarik soal kesehatan pembuluh darah.
Penelitian skala besar yang dipublikasikan di European Journal of Preventive Cardiology ini membedah 23 studi klinis yang melibatkan 11.702 peserta.
Fokusnya untuk melihat apa yang terjadi pada pembuluh darah setelah perokok beralih ke rokok elektronik (vape).
Peneliti CoEHAR Prof. Riccardo Polosa membeberkan selama ini banyak orang baru sadar pentingnya kesehatan jantung setelah muncul gejala berat seperti serangan jantung atau stroke.
Padahal, menurutnya, proses pemulihan sebenarnya sudah dimulai jauh lebih awal di dalam pembuluh darah.
"Proses pemulihan dimulai jauh lebih awal, yaitu pada pembuluh darah," tegas Polosa yang juga merupakan profesor dan dokter penyakit dalam, dikutip Jumat (8/5/2026).
Polosa menjelaskan paparan zat kimia hasil pembakaran rokok konvensional adalah biang kerok berkurangnya elastisitas arteri.











































