jpnn.com, JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani mengungkapkan restrukturisasi utang Whoosh akan berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pernyataan tersebut disampaikan Rosan seusai rapat koordinasi dengan para menteri di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (28/4).
"Iya, betul ( di bawah Kemenkeu), betul," kata Rosan.
Rosan menjelaskan proses resturukturisasi utang proyek di bawah naungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tersebut telah disetujui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK).
Dia menyatakan pengumuman mengenai skema restruturisasi akan dilakukan langsung oleh Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Mei, mendatang.
"Di administrasi ini, nanti sudah diputuskan, dan nanti diperiksa secara resminya sudah dijanjikan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah menemui titik temu.
Seluruh tahapan perundingan mengenai kewajiban keuangan proyek tersebut dipastikan telah selesai dilakukan.









































