jpnn.com - Pelatih Arema FC Marcos Santos tak bisa menyembunyikan rasa malu seusai timnya dipermalukan Persebaya Surabaya dengan skor telak 0-4 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Selasa (28/4/2026).
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Arema sempat bertahan di babak pertama dengan skor 0-0.
Namun selepas jeda, semuanya runtuh. Persebaya menggila lewat brace Francisco Rivera (49’, 82’), serta gol Jefferson Silva (76’) dan Alfredo Tata (86’).
"Saya minta maaf. Jujur, saya malu dengan hasil ini," ucap Santos.
Menurutnya, titik balik kekalahan terjadi saat gol pertama gagal diantisipasi dengan baik. Momen itu langsung meruntuhkan fokus tim.
"Kami sebenarnya bisa bertahan di babak pertama. Namun setelah gol itu, semuanya seperti lepas," katanya
Gol demi gol Persebaya, kata Santos, sebenarnya bisa dicegah. Akan tetapi, buruknya transisi dan lemahnya koordinasi lini belakang membuat Arema seperti kehilangan arah.
Santos menyebut kondisi di lapangan begitu sulit sehingga dia mengaku kebingungan melakukan pergantian pemain.









































