jpnn.com - BANDUNG - Sebanyak 15 warga Jawa Barat dievakuasi dari Iran imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Masih ada puluhan warga Jabar lainnya yang berharap bisa segera dipulangkan ke Indonesia.
Kepala Diskominfo Jabar Adi Komar mengatakan bahwa pemerintah pusat sudah mengevakuasi 34 WNI yang bermukim di Iran.
Dari puluhan orang itu, 15 di antaranya adalah warga Jawa Barat dari berbagai daerah kota/kabupaten.
"Dari 34 WNI yang sudah pulang ke Indonesia, 15 di antaranya warga Jawa Barat, dan itu artinya, ya, alhamdulillah berangsur saya yakin karena proses teknis pemulangan WNI yang ada di Timur Tengah itu menjadi kewenangan atau domain pemerintah pusat," kata Adi ditemui di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jumat (13/3).
Adi menuturkan, pihaknya membuka hotline pengaduan warga Jawa Barat yang tinggal di Iran untuk mendata dan memastikan nasibnya di sana. Hasilnya, ada 80 pengaduan yang masuk.
Masyarakat yang mengadu itu meminta untuk segera dievakuasi atau dipulangkan ke Indonesia, dikarenakan ketegangan antara Amerika-Israel dengan Iran yang kian memanas.
"Sudah tercatat ada 80, mereka sudah menginput dan menginformasikan ada di tempat zona perang. Mereka bisa berharap minta dievakuasi, tetapi kami menunggu bagaimana langkah pemerintah pusat," ujarnya.










































