jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk mengabaikan pihak-pihak yang kerap melontarkan kritik tidak membangun atau nyinyir.
Presiden menegaskan para pengusaha muda harus tetap fokus bekerja demi kemajuan dan persatuan ekonomi Indonesia.
Pesan tersebut ditegaskan Presiden saat membuka Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung, Rabu.
Dalam siaran daring yang diikuti dari Jakarta, Presiden Prabowo mengatakan Indonesia membutuhkan para pengusaha yang militan dan tidak mengenal menyerah.
"Kita harus bersatu, gotong royong, kalau ada yang menghasut, memecah belah, yakinlah dia bekerja untuk orang lain, bukan untuk orang Indonesia, yang nyinyir," kata Presiden.
Prabowo mengingatkan kepada peribahasa anjing menggonggong kafilah berlalu, bahwa Indonesia akan tetap berada di jalan yang benar dan tidak harus mendengarkan komentar nyinyir.
"Kita akan menuju kemenangan dan kehebatan saudara-saudara sekalian. Dahulu waktu pejuang-pejuang kita, waktu mereka mengatakan merdeka banyak juga yang nyinyir," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengingatkan bahwa nasionalisme adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi suatu bangsa.





































