Prabowo Ditantang Menindak Pemodal Demonstrasi

2 hours ago 24

Prabowo Ditantang Menindak Pemodal Demonstrasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026, di Gorontalo, pada Rabu (24/6). Foto: dokumentasi Biro Pers Istana

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyebut Presiden RI Prabowo Subianto seharusnya bisa menindak tegas para dalang yang membayar demonstrasi, bukan sekadar berbicara ke publik terkait unjuk rasa bayaran.

"Presiden Prabowo kiranya tak cukup hanya sebatas mengetahui dalang yang membayar demonstran. Prabowo juga selayaknya menindak para dalang tersebut karena sudah merusak demokrasi," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (25/6).

Diketahui, Prabowo dalam pidato di Gorontalo, Rabu (24/6) kemarin, mengaku mengetahui pihak yang membayar demonstrasi.

Kepala Negara bahkan mengungkap setiap demonstran dibayar dalang sebesar Rp200 ribu untuk setiap unjuk rasa.

Jamiluddin menuturkan demonstrasi bayaran merusak demokrasi di Indonesia, sehingga wajar ditindak pemerintah.

"Sebab, mereka demonstrasi bukan karena ingin menyampaikan dan memperjuangkan aspirasinya, tetapi untuk menyampaikan aspirasi orang atau dalang yang membayarnya," kata eks Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

Menurut Jamiluddin, demonstrasi bayaran hanya bertujuan membentuk pendapat umum tertentu terhadap orang atau lembaga tertentu yang umumnya palsu. 

"Pendapat umum yang palsu tentu akan berpengaruh pada kebijakan yang diambil pemerintah. Akibatnya, kebijakan yang diambil pemerintah bukan mengatasi persoalan demonstran, tetapi mewujudkan aspirasi sang dalang," ujarnya.

Presiden RI Prabowo Subianto seharusnya tidak hanya mengungkap tahu dalang demonstrasi, melainkan bisa menindak tegas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |