bali.jpnn.com, DENPASAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali berkomitmen tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, tetapi juga gencar mengampanyekan keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah aturan pemasangan penjor.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, menegaskan bahwa kesiapan pasokan listrik yang andal telah disiapkan agar umat Hindu dapat beribadah dan menjalankan tradisi dengan nyaman.
Meski demikian, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
“PLN siap dengan pasokan listrik yang andal. Namun, keselamatan tetap menjadi perhatian utama yang tidak boleh diabaikan,” ujar Imbar Susanto dilansir dari Antara.
Manager K3L dan Keamanan PLN UID Bali I Made Ariana menjelaskan bahwa aktivitas adat dan keagamaan jelang hari raya biasanya memicu peningkatan penggunaan peralatan listrik, baik di rumah tangga maupun di fasilitas pendukung upacara.
Masyarakat diimbau untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi prima dan sangat memperhatikan posisi pemasangan penjor.
Menurut I Made Ariana, penjor yang dipasang terlalu tinggi atau berada di dekat kabel listrik berpotensi menimbulkan gangguan hingga kecelakaan kelistrikan.




































