Pengamat Nilai Prabowo Tak Perlu Bangun Universitas Baru, Cukup Perkuat Kampus

1 day ago 36

Pengamat Nilai Prabowo Tak Perlu Bangun Universitas Baru, Cukup Perkuat Kampus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anwar menilai gagasan membangun perguruan tinggi baru cukup baik, namun mestinya memaksimalkan universitas yang sudah ada. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat Sosial, Ekonomi, dan Keagamaan Anwar Abbas menyoroti rencana Presiden Prabowo Subianto mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI).

Anwar menilai gagasan membangun perguruan tinggi baru untuk mencetak calon pemimpin dan birokrat memang merupakan langkah yang baik.

Namun, Indonesia juga membutuhkan ilmuwan, teknologi, dan wirausahawan andal guna mempercepat kemajuan bangsa.

“Negeri ini tidak hanya butuh pemimpin, tetapi juga para ilmuwan, teknolog, dan pengusaha yang handal,” ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (25/7).

Dia menyebutkan rencana Prabowo mendirikan URI terinspirasi dari lembaga pendidikan elite Prancis, L’École nationale d’administration (ENA) yang kini dikenal sebagai Institut National du Service Public (INSP), untuk mencetak pemimpin dan birokrat berkualitas.

Menurut Anwar, tujuan tersebut tidak keliru karena Indonesia memang membutuhkan sosok pemimpin yang patriotik, berdedikasi, dan memiliki nasionalisme tinggi.

Meski demikian, dia mengingatkan pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan pemimpin.

Indonesia juga membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kewirausahaan.

Anwar menilai gagasan membangun perguruan tinggi baru cukup baik, namun mestinya memaksimalkan universitas yang sudah ada

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |