jpnn.com, MALAYSIA - Para pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) asal Indonesia menorehkan prestasi mentereng pada kompetisi bergengsi di Malaysia.
Belum lama ini, murid-murid SMP Islam Amalina, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menjuarai kompetisi internasional Education for Sustainable Development (ESD) Symposium 2026 di Kuala Lumpur.
SMP Islam Amalina Tangsel mengirim dua tim yang terdiri dari murid-muridnya di kelas VII ke simposium yang berlangsung pada 22-24 Juni itu. Walakin, mereka harus bersaing dengan kompetitor yang sudah duduk di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dari negara lain.
Kepala SMP Islam Amalina Tangsel Fendra Kusnuryadi menuturkan para anak didiknya meraih penghargaan Best Innovative Project pada ajang yang ditaja oleh Green Growth Asia Foundation itu.
"Alhamdulillah, kami bangga kepada kedua tim SMPI Amalina yang telah mewakili Indonesia dan menampilkan karya terbaiknya pada ESD Symposium 2026 di Malaysia," ujar Fendra di Jakarta, Kamis (25/6).
Fendra menjelaskan ESD Symposium merupakan ajang kompetisi internasional yang mempertemukan siswa, guru, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara.
Syahdan, dua tim dari SMP Islam Amalina mempresentasikan proyek-proyek inovatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).
Fendra memerinci Tim 1 dari SMP Islam Amalina Tangsel untuk kompetisi itu terdiri atas Azka Aqilla Handiyana, Fathar Albar Nugroho, Keanu Arka Alfabian, dan Kevan Abrar Virendra.









































