jpnn.com, JAKARTA - Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) terus berupaya meningkatkan kualitas kawasan, optimalisasi aset negara, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan negara.
Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara itu bekerja sama pengelolaan Golf Bandar Kemayoran dengan PT Accola Hotel Indonesia yang telah dimulai sejak Desember 2025 untuk memaksimalkan aset.
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan mengatakan transformasi Golf Bandar Kemayoran menjadi Kemayoran Indah Golf merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya tarik kawasan, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
“Transformasi ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi aset sekaligus optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pemanfaatan aset negara,” ungkap Teddy di Jakarta, Jumat (12/6).
Menurut dia, revitalisasi Kemayoran Indah Golf bukan semata-mata terkait pengelolaan lapangan golf, melainkan juga bagian dari rencana besar pengembangan kawasan Kemayoran secara menyeluruh.
“Revitalisasi ini merupakan bagian transformasi kawasan berkelanjutan untuk mewujudkan Kemayoran sebagai kawasan yang semakin hidup, modern, dan memiliki daya saing tinggi," ujar Teddy.
Dia menjelaskan selama beberapa tahun terakhir PPK Kemayoran terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari pengembangan ruang terbuka publik, peningkatan kualitas infrastruktur, penataan lingkungan, pengembangan kawasan olahraga, hingga penguatan ekosistem bisnis dan hunian yang terintegrasi.
Sejalan dengan visi PPK Kemayoran untuk menjadikan Kemayoran sebagai business district yang inklusif dan berkelanjutan, revitalisasi Kemayoran Indah Golf diharapkan menjadi katalis bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan kawasan.





.jpeg)
































