jpnn.com, PURWAKARTA - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta Apsari Dewi membantah keras kabar yang menyebut dirinya terlibat dalam proyek program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Apsari memastikan dokumen atau data yang mencantumkan namanya sebagai pemilik ataupun pihak yang terafiliasi dengan dapur penyedia MBG adalah informasi bohong atau hoaks.
"Tidak benar itu. Saya tidak punya dapur dan tidak punya afiliasi dengan dapur mana pun," ujar Apsari saat dikonfirmasi, Rabu (10/6).
Bantahan tersebut disampaikan Apsari menyusul beredarnya sebuah daftar di media sosial yang memuat sejumlah nama pejabat, tokoh publik, hingga aparat penegak hukum.
Dalam daftar itu, mereka disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan pengelolaan program MBG.
Nama Apsari Dewi turut dicantumkan dalam daftar tersebut dengan kapasitasnya sebagai Kajari Purwakarta. Namanya diseret-seret dalam pusaran kasus hukum yang melibatkan mantan Wakil Ketua Badan Gizi Nasional, Sonny Sonjaya.
Namun, hingga saat ini tidak ada keterangan resmi maupun fakta hukum yang membuktikan keterlibatan Apsari dalam perkara tersebut.
Oleh karena itu, Apsari menyayangkan pencantuman namanya dalam berbagai isu liar yang beredar tanpa dasar serta data yang jelas, karena berpotensi menyesatkan opini publik.







































