jpnn.com, SEMARANG - Ratusan pemudik Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593 telah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).
Mereka yang merantau di Kota Metropolitan itu berangkat dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta pada Selasa (17/3) kemarin.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto mengatakan KRI Banda Aceh-593 mengangkut 1447 pemudik beserta 327 unit sepeda motor. Dari jumlah tersebut, 707 orang merupakan warga Kota Semarang dan sekitarnya.
"Program mudik gratis melalui jalur laut yang digelar TNI Angkatan Laut kembali menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman," kata Kolonel Sabprowanto.
Setelah sandar di Semarang, KRI Banda Aceh-593 yang melayani para pemudik beserta kendaraan roda dua secara gratis ini melanjutkan tujuan ke Surabaya. Nantinya, kapal perang ini juga melayani arus balik.
Pemudik yang tidak membawa kendaraan pribadi turun di Semarang juga difasilitasi ke sejumlah simpul transportasi. Para prajurit akan mengantarkan mereka menuju Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Semarang Tawang, maupun Terminal Terboyo.
"Sehingga para pemudik dapat melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing," ujarnya.
Kolonel Sabprowanto menyebut TNI Angkatan Laut terus mendukung kebijakan pemerintah dalam membantu kelancaran arus mudik nasional, sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman.










































