jpnn.com - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid yang juga menjabat ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Tengah (Sulteng) mengundurkan diri dari partainya itu.
Pengunduran diri Hadianto Rasyid dikonfirmasi Wakil Ketua DPD Hanura Sulteng Frits Sem A. Kandori
"Benar, Pak Hadianto Rasyid telah mengajukan surat pengunduran diri dari Partai Hanura," kata Frits dikonfirmasi di Palu, Sabtu (13/6/2026).
Dia menyebut surat pengunduran diri tersebut ditujukan langsung kepada DPP Hanura sekitar tanggal 3 atau 4 Juni 2026.
Frits menegaskan keputusan tersebut tidak dipicu persoalan internal partai. Menurut dia, hubungan antar-pengurus dan kader Hanura di Sulteng tetap berjalan baik.
"Tidak ada masalah di internal partai. Kami baik-baik saja dan hubungan sesama anggota sangat harmonis," ujarnya.
Dia menghormati keputusan yang diambil Hadianto, meskipun menyayangkan pengunduran diri itu dilakukan di tengah tahapan verifikasi partai politik yang sedang berlangsung.
"Saya menghormati keputusan Pak Hadianto Rasyid. Terima kasih atas kebersamaan dan kontribusi beliau selama ini. Namun, kami menyayangkan karena keputusan ini diambil saat partai sedang menghadapi tahapan verifikasi yang cukup krusial," tuturnya.







































