MIND ID Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi di Invirotech 2026

1 hour ago 15

MIND ID Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi di Invirotech 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

MIND ID menghadirkan booth bertajuk “MINERALive: Tambang yang Menghidupkan” dalam ajang Invirotech 2026 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup. Foto: Dokumentasi MIND ID

jpnn.com, JAKARTA - Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menghadirkan booth bertajuk “MINERALive: Tambang yang Menghidupkan” dalam ajang Invirotech 2026 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendorong penerapan teknologi bersih dan mempercepat ekonomi sirkular sebagai bagian dari upaya menjawab berbagai tantangan lingkungan hidup.

“Dunia usaha memiliki peran penting dalam menerapkan teknologi bersih, meningkatkan kepatuhan lingkungan, dan mempercepat ekonomi sirkular,” kata Jumhur dalam pembukaan Invirotech 2026, Kamis (11/6).

Menurut Jumhur, teknologi dan inovasi perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan lingkungan sekaligus membantu industri menjalankan tanggung jawabnya.

“INDO ENVIROTECH merupakan ruang yang mempertemukan gagasan dengan kebutuhan, teknologi dengan persoalan lapangan, inovasi dengan kebijakan, serta komitmen dengan implementasi,” tuturnya.

Dia menambahkan teknologi harus memberikan manfaat yang konkret bagi sektor industri maupun masyarakat.

“Teknologi harus membantu industri memenuhi kewajiban lingkungannya,” ujar Jumhur.

Booth ini turut dikunjungi  Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, yang meninjau langsung berbagai program pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular yang ditampilkan oleh MIND ID bersama anggota grupnya.

MIND ID menghadirkan booth bertajuk “MINERALive: Tambang yang Menghidupkan” dalam ajang Invirotech 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |