bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Wayan Koster bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI Mohammad Jumhur Hidayat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Sampah di Bali di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (10/6).
Agenda utama rakor ini meliputi deklarasi Gerakan Bali 100 Persen Memilah Sampah, serta penandatanganan kerja sama pemanfaatan lahan antara Pemkot Denpasar dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Rakor strategis ini dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, perwakilan Kejati Bali, Polda Bali, serta seluruh kepala daerah (Walikota/Bupati) dan Kepala OPD terkait se-Provinsi Bali.
Menteri Jumhur Hidayat dalam arahannya mengapresiasi komitmen kuat Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Bali yang membuat pengelolaan sampah di Pulau Dewata terus membaik.
Sembari menunggu rampungnya proyek PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik), Menteri LH mengajak seluruh stakeholder menyatukan tekad melalui dua target krusial.
Menurutnya, Bali setiap hari menghasilkan ribuan ton sampah, sebagian besar masih berakhir di pembuangan akhir dengan sistem Open Dumping.
Ini adalah sistem yang tidak bisa lagi diterapkan.
“Open Dumping telah mencemari lingkungan, meracuni air dan mencoreng citra Bali, termasuk Indonesia.


































