jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati berharap pemerintah tidak lupa untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer, termasuk menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi mereka jelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurut Kurniasih, para guru honorer menjadi bagian penting dari sistem pendidikan nasional, sehingga wajar disejahterakan negara.
"Sudah selayaknya mereka juga mendapatkan perhatian, termasuk dalam bentuk THR menjelang Hari Raya,” ujar legislator fraksi PKS itu melalui keterangan persnya, Jumat (13/3).
Kurniasih mengaku mendengar informasi masih banyak guru honorer yang belum mendapatkan kepastian terkait THR.
Menurut dia, praktik ketenagakerjaan di Indonesia, THR menjadi satu bentuk apresiasi ke pekerja menjelang hari raya.
"THR mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi para guru honorer dan keluarganya, ini sangat berarti,” ujar legislator Dapil II Jakarta itu.
Kurniasih di sisi lain menyadari kebijakan THR ke guru ditujukan untuk yang berstatus ASN seperti PNS dan PPPK.
Alumnus Universitas Indonesia itu menyebut THR bagi guru honorer atau non-ASN sering kali bergantung ke kebijakan pemerintah daerah, sekolah, atau yayasan tempat mengajar.










































