Mengintip Cara Kerja Otak Anak Lewat Teknologi EEG, Begini Pengalaman di Surabaya

7 hours ago 17

Sabtu, 27 Juni 2026 – 12:07 WIB

Mengintip Cara Kerja Otak Anak Lewat Teknologi EEG, Begini Pengalaman di Surabaya - JPNN.com Jatim

S-26 Procal GOLD Multilearn Connect menghadirkan advanced formulation yang mengombinasikan sphingomyelin, fosfolipid, alfa-laktalbumin, AA, DHA, Omega 3 & 6, kolin, asam folat, B12, dan zat besi untuk mendukung pembentukan mielin dan koneksi otak yang lebih cepat. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) membuat kemampuan belajar dan beradaptasi menjadi bekal penting bagi Generasi Alpha dan Beta.

Untuk mendukung hal tersebut, S-26 menghadirkan kampanye ‘Semua Bisa Jadi Hebat’ melalui pengalaman belajar interaktif bertajuk S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya.

Kegiatan yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 itu mengajak orang tua memahami proses belajar anak sekaligus pentingnya perkembangan koneksi otak sejak usia dini.

Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26 Vera Niki Gozali mengatakan setiap anak memiliki potensi untuk berkembang melalui proses belajar yang berbeda-beda.

"Melalui kampanye 'Semua Bisa Jadi Hebat', kami ingin mengajak orang tua memahami bahwa di balik setiap anak hebat terdapat koneksi otak yang cepat. Dengan dukungan gizi, stimulasi, dan proses belajar yang tepat, setiap anak dapat mengoptimalkan potensinya," ujar Vera tertulis, Sabtu (27/6).

Dokter spesialis anak dr Dian Pratamastuti, Sp.A., menjelaskan salah satu proses penting dalam perkembangan otak anak adalah mielinasi, yakni pembentukan lapisan pelindung serabut saraf yang membantu mempercepat penghantaran informasi antarsel saraf.

Menurutnya, proses tersebut berperan dalam mendukung perkembangan kemampuan motorik, bahasa, komunikasi, hingga fungsi kognitif seperti konsentrasi, daya ingat, dan pemecahan masalah.

"Selain asupan gizi yang tepat, anak juga membutuhkan stimulasi melalui bermain, berinteraksi, dan bereksplorasi agar perkembangan otaknya berlangsung optimal," jelas dr Dian.

Lewat teknologi EEG dan wahana interaktif, S-26 mengajak keluarga mengenal cara kerja otak anak sekaligus pentingnya stimulasi pada masa tumbuh kembang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |