Membangun Institusi Baru, Membangun Kepercayaan Publik

4 hours ago 19

Oleh: Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos - Ketua Bidang Pengkaderan DPP IKAL Lemhannas 2026-2031 dan Alumni PPRA LVIII Lemhannas RI-2018

Membangun Institusi Baru, Membangun Kepercayaan Publik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Bidang Pengkaderan DPP IKAL Lemhannas 2026-2031 dan Alumni PPRA LVIII Lemhannas RI-2018, Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Keputusan pemerintah membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) menimbulkan beragam tanggapan.

Sebagian melihatnya sebagai langkah visioner untuk menyiapkan calon-calon pemimpin bangsa, sementara yang lain mempertanyakan urgensi, tata kelola, dan kesiapan negara membangun institusi baru di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi.

Perbedaan pandangan tersebut merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Yang lebih penting adalah menjadikan momentum ini sebagai ruang refleksi tentang bagaimana sebuah negara membangun institusi yang mampu bertahan melampaui pergantian pemerintahan.

Sepanjang sejarah, kemajuan suatu bangsa tidak semata ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam atau besarnya anggaran pembangunan. Banyak negara berhasil karena memiliki institusi yang kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Sebaliknya, tidak sedikit negara yang memiliki sumber daya besar, tetapi gagal berkembang karena institusinya lemah, tumpang tindih, dan kehilangan kepercayaan publik.

Dalam perspektif itu, pembentukan URI seharusnya tidak hanya dipahami sebagai pembangunan kampus baru.

Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa institusi tersebut memiliki tujuan yang jelas, tata kelola yang transparan, standar akademik yang tinggi, serta mekanisme akuntabilitas yang kuat.

Keputusan pemerintah membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) menimbulkan beragam tanggapan. Salah satunya adalah Ibnu Prakoso.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |