jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan bakal berlangsung sengit. Menjelang bergulirnya turnamen regional tersebut pada 24 September hingga 5 Oktober mendatang, Timnas Malaysia muncul sebagai salah satu kontestan yang patut diwaspadai oleh Timnas Indonesia.
Harimau Malaya datang ke Jakarta membawa modal berharga, yaitu pelatih berpengalaman, hasil positif dari turnamen sebelumnya, serta suntikan kekuatan anyar berupa dua pemain yang baru saja mengantongi lampu hijau dari FIFA.
Di ajang ini, Malaysia tergabung dalam Division 1 Grup A bersama tuan rumah Indonesia, Singapura, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan penyisihan grup bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Performa Malaysia menuju turnamen ini tak bisa dipandang sebelah mata. Pada ajang ASEAN Championship Cup 2026 yang berlangsung Juli hingga Agustus lalu, mereka sukses melangkah hingga babak semifinal seusai meraih sembilan poin di fase grup, termasuk kemenangan meyakinkan atas Laos (4-0) dan Myanmar (2-1).
Meski akhirnya terhenti di tangan Vietnam dengan agregat 0-4, perjalanan tersebut mematangkan kesiapan taktik mereka.
Guna menahkodai tim di ajang kali ini, Federasi Sepak Bola Malaysia kembali menunjuk Tan Cheng Hoe sebagai pelatih interim menggantikan Peter Cklamovski.
Ini menjadi periode kedua pelatih berusia 58 tahun tersebut mengarsiteki Harimau Malaya, setelah sukses membawa Malaysia menjadi runner up Piala AFF 2018.
Daya gedor Malaysia diprediksi kian tajam seiring resminya proses administrasi dua pemain asal klub Johor Darul Ta'zim (JDT), yakni Bergson da Silva dan Brad Tapp.














































