jpnn.com - JAKARTA - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia Anandaku Dimas Rumi menyebut pihaknya dihalau kepolisian ketika ingin berunjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6).
Menurutnya, kepolisian mengarahkan demo mahasiswa ke depan Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta.
"Kami dipaksa pindah ke depan Gedung DPR/MPR," kata Dimas melalui layanan pesan, Jumat (12/6).
Dia mengatakan massa dari UI berangkat dari Depok dengan menumpangi 14 bus yang mengangkut sekitar 700 orang.
Namun, kata Dimas, polisi menyekat pergerakan bus di kawasan Semanggi, sehingga kendaraan tak bisa menuju Bundaran HI.
"Polisi sama sekali enggak memberikan alasan. Mereka cuma ketawa saja pada saat kami minta dibukakan jalan," katanya.
Dimas menyebut perwakilan mahasiswa UI sempat meminta polisi membuka jalan di kawasan Semanggi agar massa bisa menuju Bundaran HI.
Namun, katanya, polisi bergeming. Jalur menuju Bundaran HI ditutup dan memaksa massa ke Gedung DPR/MPR.







































