jpnn.com, JAKARTA - Merespons tantangan global atas kebutuhan infrastruktur yang efisien dan ramah lingkungan, Fakultas Teknik Budi Luhur resmi mengumumkan langkah strategis.
Kampus yang berlokasi di Petukangan Utara, Jakarta Selatan melalui rebranding menjadi Faculty of Smart and Sustainable Engineering.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Putri Suryandari, S.T.,M.Ars menyatakan transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan manifestasi dari komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang mampu menyelaraskan kemajuan teknologi dengan kelestarian alam.
Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Budi Luhur No. K/UBL/REK/000/002/05/2026, tanggal 27 April 2026, rebranding ini menyatukan dua disiplin ilmu teknik, Arsitektur dan Elektro, dalam satu visi besar untuk menciptakan solusi teknik yang cerdas dan berkelanjutan.
"Dalam struktur baru ini, setiap Program Studi (Prodi) membawa fokus kompetensi yang sangat spesifik dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan," ungkap Dr. Putri.
Dia menjelaskan Program Studi Arsitektur: Fokus pada kompetensi Smart and Sustainable Architecture.
Dr. Putri menyebut lulusan diarahkan untuk menguasai desain bangunan yang tidak hanya estetis, tetapi juga responsif terhadap lingkungan.
Kompetensi utama meliputi penggunaan material ramah lingkungan, efisiensi energi pasif, dan pemanfaatan teknologi Building Information Modeling (BIM) sebagai basis perancangan konstruksi modern.











































