Kurangi Ketergantungan Impor, Tempo Scan & CTTQ Bangun Bisnis Biofarmasi di Indonesia

5 hours ago 19

Kurangi Ketergantungan Impor, Tempo Scan & CTTQ Bangun Bisnis Biofarmasi di Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Tempo Scan Pacific Tbk resmi menggandeng perusahaan farmasi asal China, Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd atau CTTQ, untuk membentuk perusahaan patungan bernama PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia atau TCBI. Foto Mesya/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Tempo Scan Pacific Tbk resmi menggandeng perusahaan farmasi asal China, Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd atau CTTQ, untuk membentuk perusahaan patungan bernama PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia atau TCBI.

Kerja sama itu diarahkan untuk mengembangkan bisnis biofarmasi, obat khusus atau specialty pharmaceutical, serta obat-obatan inovatif di Indonesia. 

Kehadiran TCBI juga diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap produk farmasi impor yang selama ini masih relatif mahal.

CTTQ merupakan anak perusahaan Sino Biopharmaceutical Limited atau SBP Group, salah satu perusahaan farmasi berbasis riset dan pengembangan terbesar di China.

SBP Group memiliki kemampuan yang mencakup penelitian, pengembangan, manufaktur, hingga komersialisasi obat inovatif, produk biologis, dan obat bermerek.

Portofolionya mencakup berbagai bidang terapi, seperti kanker, penyakit jantung dan metabolik, gangguan pernapasan, serta perawatan khusus.

"Kerja sama antara Tempo Scan dan CTTQ dapat menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian industri obat nasional," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam peresmian TCBI di Jakarta, Jumat (24/7).

Menurut Airlangga, pengembangan biofarmasi di dalam negeri dibutuhkan untuk menjawab tingginya kebutuhan obat bagi penyakit yang banyak dialami masyarakat Indonesia.

Kurangi ketergantungan impor, Tempo Scan dan CTTQ bangun bisnis biofarmasi di Indonesia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |