Kesehatan Para Sukarelawan Kebencanaan Masih Terlupakan

2 hours ago 18

Oleh: Prof. Dr. Ir. Abdul Hamid - Peneliti Utama BRIN / BRIDA Jawa Timur

Kesehatan Para Sukarelawan Kebencanaan Masih Terlupakan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Peneliti Utama BRIN / BRIDA Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Abdul Hamid. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Setiap kali bencana melanda, sukarelawan selalu hadir di garis depan.

Mereka datang tanpa banyak bertanya, tanpa menghitung risiko pribadi, dan sering kali tanpa jaminan perlindungan memadai.

Mereka bekerja dalam panas, hujan, asap, dan tekanan mental yang luar biasa.

Namun, setelah keadaan terkendali dan sorotan media mereda, satu hal yang kerap luput dari perhatian adalah: bagaimana kondisi kesehatan para sukarelawan setelah mereka pulang dari medan tugas?

Di Jawa Timur, jejaring relawan tergolong besar dan aktif. Berbagai organisasi kemanusiaan, komunitas siaga bencana, hingga relawan sosial daerah terlibat dalam respons kebencanaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD dan dinas terkait telah melakukan berbagai pelatihan, koordinasi serta penguatan kapasitas. Ini patut diapresiasi.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental relawan pasca-penugasan masih membutuhkan peningkatan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Contoh konkret dapat kita lihat saat terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Hutan Raya R. Soerjo yang berada di wilayah Malang dan sekitarnya.

Peneliti Utama BRIN / BRIDA Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Abdul Hamid mempertanyakan kondisi kesehatan para sukarelawan bencana setelah mereka pulang dari medan tugas?

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |