kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji memastikan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi atau mengganti atap seng dengan genteng untuk hunian dan lainnya.
Dia menyampaikan Pemprov Kaltim akan mengidentifikasi pembangunan industri genting berskala lokal untuk menyuplai kebutuhan material dalam program 'gentengisasi' tersebut.
"Instruksi Presiden Prabowo itu merupakan langkah baik pemerintah. Instruksi itu harus kita lakukan di daerah demi kenyamanan masyarakat," kata Wagub Seno Aji, Kamis (12/2).
Wagub Seno menilai kebijakan transisi material atap relevan dengan kondisi faktual di Kaltim yang dekat garis khatulistiwa dan beriklim tropis menyusul penggunaan seng pada hunian masyarakat punya kelemahan mendasar.
Kelemahan material logam tipis tersebut mencakup penyerapan panas yang ekstrem saat siang hari sehingga meningkatkan suhu ruangan secara signifikan, serta faktor estetika kawasan yang terlihat kurang tertata rapi.
Menurut Seno, Pemprov Kaltim memandang tujuan utama program itu bukan hanya penggantian atap, melainkan pada perbaikan wajah daerah, peningkatan kenyamanan hunian warga, serta memperkuat citra Indonesia di mata wisatawan mancanegara.
"Sebagai langkah taktis permulaan, pemerintah provinsi segera menerjunkan tim untuk melakukan penyisiran wilayah secara mendetail guna mendata rumah-rumah warga yang masih menggunakan atap seng," ujar Seno.
Proses mitigasi dan pemetaan berbasis data faktual, menurut Wagub Seno, bertujuan bantuan substitusi material atap genting benar-benar tepat sasaran dan perbaikan kualitas hunian.







































