Kebutuhan Beras Diprediksi Naik 8% saat Ramadan

2 hours ago 18

Kebutuhan Beras Diprediksi Naik 8% saat Ramadan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mutu beras petani. Ilustrasi: Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) memprediksi kebutuhan beras di Jakarta akan mengalami kenaikan sebesar 8 persen pada momen Ramadan 2026 dibandingkan hari biasa.

Karena itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah-langkah untuk menyabut Ramadan 2026 ini

"Kalau beras kenaikannya tidak terlalu banyak, kurang lebih sekitar delapan persen, sedangkan telur ayam sekitar 7-17 persen. Jadi memang konsumsinya naik," kata Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Dodot Tri Widodo, Kamis (12/2).

Untuk mengamankan pasokan, Dodot mengatakan, Food Station memperluas kerja sama lintas daerah dengan dua pola.

Pertama, "standby buyer" atau membeli gabah dari daerah penghasil dan "on farming" atau membiayai petani untuk menanam padi.

"Dalam memenuhi stok beras itu kami bekerjasama dengan daerah-daerah, mulai dari Lampung, kemudian di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, bahkan terakhir kami di Bali," ujar Dodot.

Berdasarkan data yang dia punya, stok beras yang dimiliki Food Station saat ini mencapai 80.000 ton dengan prognosa kebutuhan rumah tangga periode Februari-Maret sebesar 151.023 ton.

Kemudian stok beras untuk Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) mencapai 18.000 ton dengan kebutuhan beras di Jakarta itu normalnya di kisaran 2.500 ton per hari sehingga dalam sebulan kebutuhannya 70.000-75.000 ton.

PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) memprediksi kebutuhan beras di Jakarta akan mengalami kenaikan sebesar 8 persen pada momen Ramadan 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |