Kasus YTR Jadi Perhatian Presiden Prabowo Subianto, KSP Dudung: Negara Hadir & Peduli

3 hours ago 14

 Negara Hadir & Peduli

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman menjenguk YTR, korban penyiksaan di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami perempuan berinisial YTR oleh pelaku Taufik Hidayat di Bandung, Jawa Barat. Hal itu diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman seusai menjenguk YTR di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jabar, Kamis (25/6) malam. 

Dudung Abdurachman datang untuk mengetahui perkembangan terkini korban, termasuk biaya perawatan, dan memastikan negara hadir serta sangat peduli. "Malam ini saya hadir di Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk melihat secara langsung korban YTR. Tadi saya langsung melihat dan saya bertemu dengan keluarganya. Saya sampaikan, negara hadir dan sangat peduli kepada perawatan, bahkan kelanjutannya," kata Dudung.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu juga menerima laporan dari direktur RSHS mengenai pembiayaan pengobatan korban. Berdasar laporan yang diterima, Dudung mengatakan bahwa untuk kasus penganiayaan terhadap perempuan dan anak belum sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, Dudung  langsung menghubungi direktur BPJS Kesehatan untuk mencari solusi agar korban tetap memperoleh layanan kesehatan secara optimal.

“Saya langsung telepon direktur BPJS dan beliau langsung menyambut, bahkan sebelumnya juga sudah memonitor tentang masalah ini. BPJS juga akan membantu, bahkan nanti prosedurnya akan dilaporkan kepada LPSK. Kementerian Kesehatan pun akan membantu, di samping itu, gubernur Jawa Barat pun dengan sepenuhnya akan membantu," ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu mengatakan bahwa pemerintah sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa YTR.  "Saya hadir di sini beserta Bapak Kasdam, staf khusus saya, deputi, kepala dinas kesehatan, dan direktur SDM, tentunya atas nama negara turut prihatin atas kejadian ini,” katanya.

Dudung mengatakan bahwa kasus itu harus menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar.  “Masyarakat makin peduli apabila di lingkungannya ada hal-hal yang mencurigakan, agar dilaporkan," ujar Dudung.

Dia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat yang dinilai bergerak cepat menangkap tersangka Taufik Hidayat. Selain itu, Dudung menyampaikan penghargaan kepada tim medis RSHS yang telah menangani korban secara intensif.

“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Jabar, yang begitu sigap menangkap pelaku," kata Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman. (mcr27/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR menjadi perhatian Presiden Prabowo. KSP Dudung Abdurachman pastikan negara hadir dan peduli.


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |