Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

7 hours ago 17

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Apel gelar pasukan operasi Kepolisian terpusat "Ketupat 2026" di Pelataran Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3). Foto: Kenny Kurnia Putra/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin apel pasukan Operasi Ketupat 2026.

Apel pasukan digelar untuk kelancaran arus mudik dan arus balik 2025 di pelataran Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Pusat, Kamis (12/3).

Turut hadir dalam apel pasukan Operasi ketupat 2026 yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala BMKG Faisal Fatani, dan Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Adapun pejabat Mabes Polri yang hadir di antaranya Kabaharkam Irjen Karyoto, Aslogistik Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, Kadivhubinter Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana, kadivsdm Irjen Pol. Anwar, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, hingga Dankorbrimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat.

Jenderal Sigit menyampaikan apel hari ini dilakukan untuk menyambut arus mudik 2026.

Sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan ke seluruh penjuru tanah air. Mereka akan bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama 13 hari ke depan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

"Untuk kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan kegiatan operasi terpusat di mana kita bagi menjadi dua kegiatan yang dimulai hari ini untuk 13 hari ke depan," kata Jenderal Sigit.

Pengamanan tidak hanya fokus pada terorisme atau gangguan kamtibmas, tetapi juga objek-objek vital. Sebanyak 185.607 objek seperti masjid, lokasi salat Id, hingga bandara masuk dalam daftar pengamanan ketat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin apel pasukan Operasi Ketupat 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |