JK: Sulit Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8% Tanpa Tambahan Energi

3 days ago 33

 Sulit Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8% Tanpa Tambahan Energi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Jusuf Kalla menegaskan kebutuhan energi menjadi faktor kunci apabila Indonesia ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ke 10 dan 12 menegaskan kebutuhan energi menjadi faktor kunci apabila Indonesia ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen.

Hal itu disampaikan JK seusai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto bersama Solihin di Istana Negara, pada Kamis (11/6).

Dalam pertemuan itu, salah satu pembahasan utama adalah peningkatan kapasitas energi nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan swasembada energi.

“Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA ini kita siap membangun lagi 2.000 megawatt termasuk juga PLTG,” ujar JK.

JK menilai lonjakan pertumbuhan ekonomi tidak mungkin terjadi tanpa dukungan pasokan energi yang memadai.

Menurut dia, kebutuhan energi akan meningkat sangat besar seiring target pertumbuhan yang lebih tinggi.

“Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen sampai 8 persen itu butuh energi luar biasa banyaknya. Karena itu tanpa energi itu, kita akan sulit untuk meningkatkan itu,” kata dia.

Untuk itu, lanjut dia, pembangunan sektor energi harus menjadi prioritas agar target ekonomi nasional dapat tercapai.

Jusuf Kalla menegaskan kebutuhan energi menjadi faktor kunci apabila Indonesia ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |