jpnn.com, PEKANBARU - Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) mendapat hadiah istimewa di tengah berbagai persoalan yang masih membayangi kawasan konservasi tersebut.
Hadiah itu datang dalam dua bentuk sekaligus, mulai dari kelahiran seekor anak gajah betina yang diberi nama Nona Seroja sebagai simbol harapan baru.
Serta keberhasilan aparat mengungkap dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari perdagangan gading gajah yang menjadi langkah nyata memiskinkan para pelaku kejahatan satwa liar.
Di tengah ancaman perburuan, perambahan hutan, dan konflik satwa-manusia, lahirnya Nona Seroja di kawasan TNTN, Kabupaten Pelalawan, menjadi kabar yang membawa optimisme bagi masa depan konservasi gajah Sumatera.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan nama “Nona Seroja” kepada anak gajah betina tersebut.
Nama itu dipilih karena menggambarkan bunga seroja yang mampu tumbuh dan mekar indah meski berasal dari lingkungan yang penuh tantangan.
“Anak gajah ini lahir di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Tesso Nilo, namun kehadirannya membawa harapan baru. Nona Seroja melambangkan kemurnian, ketahanan, dan keindahan. Ia menjadi pengingat bahwa di tengah segala kekacauan, alam selalu memberi kesempatan bagi harapan untuk tumbuh dan mekar,” ujar Herry, Kamis (11/6).
Menurut Kapolda, penamaan tersebut juga telah mendapat persetujuan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.






































