jpnn.com, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional (FEB UNAS) Prof. Edi Sugiono menilai respons positif pasar bisa menjadi salah satu indikator dalam melihat pergantian Menteri Keuangan (menkeu)
Menurut Edi, reaksi pasar penting diperhatikan karena berkaitan dengan tingkat kepercayaan pelaku ekonomi terhadap kebijakan pemerintah dan sosok yang memimpin Kementerian Keuangan.
“Sebuah pergantian kalau direspons positif berarti pasar meresponsnya positif. Artinya, itu yang diharapkan, tetapi kalau pergantian kemudian pasar merespons negatif, itu menjadi taruhan,” ujar Edi dalam keterangannya, Kamis (17/9).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan 2024-2029. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Edi mengatakan kemampuan seorang menteri dalam membangun kepercayaan pasar menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan perekonomian.
“Sebagus apa pun Pak Purbaya, kalau memang pasar tidak begitu menginginkan dan respons pasar tidak begitu bagus, ya satu-satunya memang pergantian dan refresh dengan yang baru,” kata Edi.
Menurut dia, pejabat publik, khususnya Menteri Keuangan, juga perlu menjaga komunikasi dan hubungan antarlembaga. Pernyataan yang memunculkan polemik di ruang publik, kata dia, berpotensi memengaruhi persepsi pelaku pasar.

















































