bali.jpnn.com, RUSIA - Komitmen Indonesia dalam memperluas akses keadilan hingga tingkat desa mendapat perhatian dunia internasional.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memperkenalkan program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) pada ajang 14th St. Petersburg International Legal Forum (SPILF) di Rusia, Kamis (25/6).
Kehadiran Menteri Hukum dalam forum hukum bergengsi tersebut menjadi partisipasi kedua Indonesia sekaligus menegaskan makin eratnya hubungan kerja sama hukum antara Indonesia dan Rusia.
Dalam sesi Open Meeting of Justice Ministers yang dihadiri para menteri hukum dari berbagai negara, Menkum Supratman memaparkan berbagai langkah strategis Indonesia.
Terutama dalam mewujudkan layanan hukum yang berorientasi pada masyarakat (people-centered justice).
Salah satu inovasi yang disampaikan adalah keberadaan Posbankum Desa yang kini telah hadir di seluruh desa di Indonesia.
Program ini menjadi instrumen penting dalam mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat, mulai dari pemberian informasi hukum, konsultasi, mediasi, advokasi, hingga rujukan kepada advokat apabila diperlukan.
"Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni modernisasi sistem hukum tidak hanya tentang memanfaatkan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana layanan hukum dapat hadir lebih dekat, lebih mudah diakses, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujar Supratman.





































