FTUI Bangun Huntara Berkonsep Hunian Berkembang di Aceh Tengah

5 hours ago 12

FTUI Bangun Huntara Berkonsep Hunian Berkembang di Aceh Tengah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12/2025). Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menyiapkan 14 titik lahan HGU milik sejumlah perkebunan untuk lokasi pembangunan huntara dengan ukuran 4,5 x 4.5 meter persegi per unit bagi warga korban bencana hidrometeorologi akhir November lalu yang kehilangan rumah atau mengalami rusak berat. FOTO: ANTARA/Irwansyah Putra/foc.

jpnn.com, ACEH TENGAH - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai pembangunan hunian sementara (HUNTARA) bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda Desa Gewat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Pembangunan itu menjadi bagian dari upaya FTUI untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal sementara yang aman dan layak selama proses pemulihan pascabencana.

Tim survei yang dipimpin oleh Ketua Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (ILUNI FTUI), Farrizky Astrawinata, bersama Ketua Satuan Tugas Kebencanaan FTUI, Ardiyansyah, meninjau langsung kondisi Desa Gewat yang masih memprihatinkan meskipun telah berlalu sekitar 90 hari sejak bencana terjadi.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga melalui program UI Peduli.

Desa Gewat berada di wilayah Kecamatan Linge, Aceh Tengah, yang dapat dicapai melalui perjalanan darat dari Lhokseumawe menuju Takengon selama sekitar 2,5 jam dan dilanjutkan sekitar tiga jam menuju desa tersebut.

Akses menuju wilayah tersebut masih dalam tahap pemulihan akibat longsor yang terjadi pascabencana.

Pembangunan huntara sendiri dimulai sejak 7 Maret 2026. Saat ini satu unit hunian telah berdiri, sementara proses pembersihan lahan untuk pembangunan 11 unit lainnya sedang berlangsung.

Secara keseluruhan, program tersebut menargetkan pembangunan 12 unit huntara bagi warga terdampak.

Pembangunan itu menjadi bagian dari upaya FTUI untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal sementara

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |