jatim.jpnn.com, SURABAYA - Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menyelenggarakan seminar bertajuk Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif sebagai upaya mempercepat implementasi Smart Classroom di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini mempertemukan para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan dari berbagai sekolah di Yogyakarta untuk berbagi wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menarik, dan berpusat pada peserta didik.
Seminar dibuka secara resmi oleh Drs. Raden Suci Rahmadi, M.I.P., Plt. Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
"Transformasi pendidikan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku industri. Sinergi seperti ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.
Perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), teknologi visual, dan konsep Smart Classroom kini bukan lagi sekadar tren, melainkan telah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran modern. Teknologi memungkinkan guru menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, mendorong kolaborasi, serta meningkatkan partisipasi siswa di dalam kelas.
Sebagai mitra teknologi pendidikan, Epson Indonesia menghadirkan berbagai solusi visual yang dirancang untuk mendukung transformasi ruang kelas menjadi lingkungan belajar yang lebih inklusif dan efektif. Mulai dari proyektor berlayar besar yang memastikan materi pembelajaran terlihat jelas dari seluruh sudut kelas, solusi Epson Educart yang memudahkan mobilitas perangkat pembelajaran antar kelas, hingga proyektor interaktif Ultra Short Throw yang memungkinkan guru dan siswa berinteraksi langsung melalui layar menggunakan pena digital maupun sentuhan jari.
"Bagi Epson, Smart Classroom bukan sekadar menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut mampu menciptakan pengalaman belajar yang setara, di mana setiap siswa dapat melihat materi dengan jelas, berpartisipasi secara aktif, dan memahami pembelajaran dengan lebih baik. Kami percaya teknologi visual memiliki peran penting dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia," ujar Head of Corporate & Government Sales PT Epson Indonesia Zanipar S.A. Siadari.









































