jpnn.com, JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Istimewa PUI Korea Selatan.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI, Dr. Adhe Nuansa Wibisono menyatakan pengukuhan itu merupakan momentum bersejarah bagi organisasi.
“Karena PUI Korea Selatan menjadi cabang luar negeri pertama yang kami deklarasikan. Kami menempatkan PUI Korea Selatan sebagai pilot project sekaligus role model bagi pengembangan cabang-cabang luar negeri lainnya di masa mendatang," ujar Wibisono dikutip, Selasa (17/2).
Wibisono menjelaskan potensi pengembangan PUI di Korea Selatan sangat besar mengingat jumlah Warga Negara Indonesia yang berada negara tersebut mencapai sekitar 50 ribu orang.
"Kehadiran tokoh-tokoh nasional PUI seperti KH Ahmad Heryawan, KH Nurhasan Zaidi, Habib Nazar Harist, dan KH Raizal Arifin mendapatkan sambutan hangat dari diaspora Indonesia. Terlebih lagi momentum bulan Ramadan sudah makin dekat," tambah Wibisono.
Pengukuhan pengurus ini didasarkan pada Surat Keputusan DPP PUI bernomor 029/SK/DPP/2026 yang menetapkan susunan pengurus DPW Istimewa PUI Korea Selatan untuk masa bakti 2026-2028.
Posisi Ketua dipercayakan kepada Muhammad Iqbal Muharram, seorang diaspora Indonesia yang tengah menyelesaikan studi pascasarjananya di Kookmin University.
Sekretaris dijabat oleh Rathy Rizky, sementara posisi Bendahara diisi oleh Rizal Arief Firdaus.











































