jpnn.com - Real Madrid menatap laga playoff Liga Champions 2025/26 dengan fokus penuh, tanpa membawa misi emosional saat kembali berhadapan dengan Benfica.
Pelatih Madrid Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukanlah ajang pembalasan atas kekalahan 2-4 yang dialami timnya pada League Phase.
Menurut Arbeloa, target Los Blancos jauh lebih besar daripada sekadar membalas hasil buruk.
Kekalahan di matchday terakhir membuat Madrid harus menempuh jalur playoff demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Sebaliknya, Benfica justru memanfaatkan momentum kemenangan untuk melaju ke fase gugur meski sebelumnya sempat berada di luar zona aman.
Hasil undian kemudian mempertemukan kembali kedua tim, menciptakan duel yang sarat tensi.
Namun, Arbeloa menegaskan Madrid datang dengan pendekatan yang berbeda.
"Kami sudah memperkirakan level permainan Benfica. Mereka akan tampil tangguh, jadi kami harus menyiapkan diri dengan matang."











































