jpnn.com - HAMILTON - Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional (National Counterterrorism Center/NCTC) Amerika Serikat Joseph Kent mengundurkan diri pada Selasa (17/3).
Kent mengundurkan diri, dengan menyatakan penolakannya terhadap perang AS yang sedang berlangsung di Iran.
“Saya tidak dapat, dengan hati nurani yang bersih, mendukung perang yang sedang berlangsung di Iran,” tulis Kent dalam surat yang dibagikan di platform media sosial X.
Ia berpendapat bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap AS dan mengklaim bahwa konflik tersebut dipicu oleh tekanan eksternal.
Kent, seorang veteran, mengatakan telah ditugaskan dalam operasi tempur sebanyak 11 kali, juga menyinggung kehilangan pribadi, dengan menyebut dirinya sebagai “Gold Star husband” setelah istrinya yang juga seorang prajurit, tewas dalam perang sebelumnya.
“Saya tidak dapat mendukung pengiriman generasi berikutnya untuk bertempur dan mati dalam perang yang tidak memberikan manfaat bagi rakyat Amerika maupun sebanding dengan pengorbanan nyawa,” tulisnya.
Dia juga mengkritik pejabat Israel dan sejumlah tokoh media Amerika, dengan menuduh mereka menyesatkan pemerintah serta menarik perbandingan dengan perang Irak.
“... Taktik yang sama yang digunakan Israel untuk menyeret kita ke dalam perang Irak yang berakhir bencana, yang merenggut nyawa ribuan putra-putri terbaik bangsa kita. Kita tidak boleh mengulangi kesalahan ini.”




















.jpeg)





















