jpnn.com, JAKARTA - Alumnus Beasiswa Cendekia Baznas (BCB), Niko Syahputra, mencatatkan capaian dengan berkarier sebagai pengajar di sekolah internasional sekaligus mendirikan platform pendidikan BrainBoost Education.
Niko merupakan penerima Beasiswa Cendekia Baznas yang menempuh studi di Albukhary International University, Malaysia, pada jurusan Elementary Education (Honours).
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia Baznas kembali mencetak generasi unggul. Dari penerima manfaat, tumbuh menjadi pribadi yang memberi manfaat dan menciptakan peluang bagi orang lain,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5).
Dia menjelaskan, program Beasiswa Cendekia Baznas menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Program tersebut juga dinilai sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan.
Idy menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan program beasiswa agar menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, keberhasilan Niko menjadi bukti bahwa pendidikan mampu mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memberi dampak bagi lingkungan.










































