jpnn.com, JAKARTA - Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda perempuan yang tangguh dan berdaya.
Melalui gelaran Perayaan Apresiasi Rumah Belajar Sekar Anyer, KPPB merayakan keberhasilan program edukasi informal bagi remaja perempuan yang telah berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025.
Berbeda dengan seremoni kelulusan umumnya, acara ini menitikberatkan pada penghargaan terhadap proses tumbuh kembang karakter peserta.
Rangkaian acara diisi dengan penyerahan Sertifikat Apresiasi serta berbagai permainan kreatif yang dirancang untuk mengasah kepemimpinan dan kerja sama tim dalam suasana yang hangat.
Founder KPPB, Meiline Tenardi menegaskan esensi dari Rumah Belajar Sekar Anyer adalah menghargai perjalanan setiap individu.
Menurutnya, keberanian dan kepercayaan diri tidak bisa dibentuk secara instan.
"Kami tidak merayakan kelulusan, kami merayakan proses. Karena karakter, keberanian, dan kepercayaan diri dibangun dari perjalanan, bukan dari hasil instan," ujar Meiline, Kamis (12/2).
Terletak di wilayah pesisir Anyer, Rumah Belajar Sekar Anyer hadir sebagai ruang inklusif bagi remaja putri untuk mengeksplorasi potensi diri.










































