Bukan Cuma Kuntadi yang Mendapat Pesan soal Menara Gading

5 hours ago 27

Bukan Cuma Kuntadi yang Mendapat Pesan soal Menara Gading

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana (kiri), Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi (kanan), Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani (kedua kanan), dan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono (kedua kiri), melakukan salam komando seusai dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7). Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik sejumlah pejabat utama Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejagung, Jakarta pada Jumat (24/7).

Pegawai pemerintah yang memegang jabatan penting dimaksud itu mulai dari Wakil Jaksa Agung hingga Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Para pejabat yang dilantik itu ialah:

  • Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung
  • Leonardo Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum)
  • Kuntadi sebagai Jampidsus
  • Harli Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI
  • Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset
  • Hermon Dekristo sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum.

Jaksa Agung menuturkan bahwa pelantikan ini tidak hanya menjadi simbol rotasi dan penyegaran organisasi semata, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang institusi secara profesional, transparan, akuntabel, dan penuh tanggung jawab.

"Di tengah dinamika yang sedang dihadapi institusi, setiap pejabat yang dilantik dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan yang tangguh, menjaga soliditas, serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang mumpuni, objektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Dia juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar tidak menempatkan diri seolah-olah hidup di menara gading (tempat atau kedudukan yang enak dan menyenangkan).

Menurutnya, seorang pemimpin harus mau turun langsung ke bawah, hadir di tengah bawahan, mendengarkan, serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

“Ingat, jangan pernah pertaruhkan muruah institusi dan kepercayaan masyarakat hanya demi kepentingan pribadi,” kata Burhanuddin. (antara/jpnn)

Tak cuma Jampidsus Kuntadi, tetapi ada lima orang lagi, termasuk Pak Asep Nana Mulyana.


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |