jpnn.com - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares tak menunggu lama untuk melakukan pembenahan sebelum timnya jumpa Persita Tangerang pada lanjutan BRI Super League.
Dalam laga sebelumnya, Persebaya mengalami kekalahan telak 1-5 saat bertamu ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026).
Hasil pahit tersebut langsung memicu evaluasi besar-besaran di tubuh tim asal Kota Pahlawan.
Tavares ingin mengurai satu per satu persoalan yang membuat strategi tim pelatih seolah tidak berjalan sesuai rencana saat pertandingan berlangsung.
Langkah evaluasi itu dinilai penting karena Persebaya akan kembali bertanding di kandang sendiri menghadapi Persita pada 4 April mendatang.
Tavares menyoroti gol pertama yang bersarang ke gawang timnya.
Menurutnya, skenario tersebut sebenarnya sudah diprediksi sejak sesi latihan, terutama karena pemain Borneo memiliki kemampuan tembakan jarak jauh yang berbahaya.
"Kami sudah mencoba menutup ruang di sekitar kotak penalti karena kami tahu Juan Vila memiliki tembakan yang kuat, tetapi pada akhirnya situasi itu tetap terjadi di pertandingan," jelasnya.










































