jpnn.com, YOGYAKARTA - Bea Cukai terus memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai ketentuan kepabeanan dan cukai, khususnya bahaya peredaran rokok ilegal serta pentingnya membangun budaya integritas.
Di Bengkalis, Bea Cukai menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi Gokil & Asik di Politeknik Negeri Bengkalis pada Selasa (9/6).
Melalui metode interaktif dan pemanfaatan kuis digital, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri rokok ilegal.
Mahasiswa juga mendapatkan edukasi mengenai pengendalian gratifikasi dan pentingnya melaporkan pelanggaran melalui saluran resmi pemerintah.
Pada tanggal yang sama, Bea Cukai Sampit memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Habaring Hurung Sampit.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai peran strategis Bea Cukai dalam mendukung perdagangan internasional, memberikan fasilitas fiskal, melindungi masyarakat dari barang ilegal, serta mengoptimalkan penerimaan negara.
Bea Cukai juga menyoroti dampak negatif peredaran rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengurangi potensi penerimaan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Di Yogyakarta, Bea Cukai bersama Satpol PP DIY melaksanakan program Customs Goes to Campus di Universitas Respati Yogyakarta.









































