Apes! WN Malaysia Jadi Korban Aplikasi Kencan di Batam

5 hours ago 17

Apes! WN Malaysia Jadi Korban Aplikasi Kencan di Batam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Polresta Barelang menangkap tiga warga Kota Batam terlibat pemerasan WNA Malaysia dengan modus aplikasi kencan, di Batam, Kamis (19/2/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty

jpnn.com - Tim Satreskrim Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau mengungkap kasus pemerasan yang dialami seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia dengan modus aplikasi kencan sesama jenis yang terjadi di Kota Batam.

Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol Debby Tri Andrestian menyebut pelaku berjumlah tiga orang yang merupakan satu jaringan dengan peran berbeda-beda, memeras WNA Malaysia senilai 5.000 Ringgit (sekitar Rp 20 juta kurs Rp 4.327,91).

"Korban berinisial MABAG usia 42 tahun, warga negara Malaysia yang bekerja sebagai pengemudi sedang berlibur di Kota Batam," kata Debby, Kamis (19/2/2026).

Pada saat berlibur itu, korban mencari teman kencan melalui aplikasi Grindr (yang terindikasi aplikasi kencan sesama jenis).

Korban berhasil menemukan teman kencang dan berkomunikasi dengan salah satu pelaku seorang pria berinisial HG (29) melalui aplikasi tersebut.

Selanjutnya, pelaku HG mengajak korban bertemu dan berjanji untuk menjemputnya serta membawanya menuju rumah kosong di kawasan Kota Batam.

Kemudian, dua pelaku lainnya berinisial WS dan YW berpura-pura sebagai warga sekitar yang menjaga keamanan lingkungan.

Menggerebek rumah kosong yang didatangi korban dengan teman kencannya.

Seorang WN Malaysia berinisial MABAG jadi korban pemerasan dengan modus aplikasi kencan sesama jenis yang terjadi di Kota Batam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |