jpnn.com, JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Kemayoran untuk mengurai potensi kemacetan parah selama pelaksanaan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026.
Para pengendara dari arah Gunung Sahari maupun Tanjung Priok diimbau untuk beralih ke rute alternatif yang telah disediakan mulai Kamis (11/6).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin di Jakarta, Kamis mengatakan, pengguna jalan dapat menggunakan rute lalu lintas dari Jalan Gunung Sahari menuju Tanjung Priok dapat melalui Jalan Angkasa – Jalan HBR Motik – Jalan Danau Sunter Barat – Jalan Sunter Permai/Jalan Danau Sunter Utara, atau melalui Jalan Gunung Sahari – Jalan R.E. Martadinata dan seterusnya;
Kemudian, lalu lintas dari arah Tanjung Priok menuju Jalan Gunung Sahari (Senen/Monas) dapat melalui Jalan R.E. Martadinata – Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.
Budi mengatakan, petugas Dinas Perhubungan DKI akan bersiaga bersama unsur Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara," kata dia.
Budi lalu mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan di sekitar kawasan Kemayoran pada jam puncak kunjungan dan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas yang berlaku.
Selain rute alternatif, Pemprov DKI juga menyiapkan enam kantong parkir selama penyelenggaraan JFK 2026 yakni di Blok B-7, Blok B-14, Blok C-3, Blok C-4, MGK Mall dan di dalam kawasan JIExpo Kemayoran, dengan total kapasitas 4.967 kendaraan roda empat dan 5.650 kendaraan roda dua.







































